Masih Manusia


Barangkali ada tigal hal yang membuat kita tetap manusia;
Rebahan secukupnya, sambat seperlunya, ngegibah sewajarnya. Selebihnya kita tetap manusia pada umumnya.

Yang belum selesai rebahannya, selesaikan semampunya. Yang belum puas sembatnya, puaskan sebisanya. Yang masih kurang ngegibahnya, cukupkan alakadarnya.

Setelah itu semua. Kita tetap sekuat dan sekompak dulu. Dulu sekali saat kita baru mengenal arti kekompakan. Lalu kita berjanji untuk tetap merawatnya. Selamanya. Sampai kita menjadi kekuatan dan kekompakan itu sendiri. Kita adalah kekuatan. Kita adalah kekompakan.

Barangkali terlalu sulit untuk melillahkan lelah. Tak apalah untuk kita yang terlalu lemah. Paling tidak kita mengerti; pada suatu saat lelah harus mengalah.

Jkt, 10/3/20

Posting Komentar

0 Komentar